{"id":1047,"date":"2026-04-28T09:03:03","date_gmt":"2026-04-28T02:03:03","guid":{"rendered":"https:\/\/absenly.com\/blog\/?p=1047"},"modified":"2026-04-21T17:13:40","modified_gmt":"2026-04-21T10:13:40","slug":"kapan-perusahaan-sudah-butuh-hris","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/absenly.com\/blog\/kapan-perusahaan-sudah-butuh-hris\/","title":{"rendered":"Kapan Perusahaan Sudah Butuh HRIS"},"content":{"rendered":"<h1>Kapan Perusahaan Sudah Butuh HRIS: Panduan Praktis untuk HR Operasional di Indonesia<\/h1>\n<p>Pertanyaan kunci yang sering muncul di HR perusahaan Indonesia adalah <em>kapan perusahaan butuh HRIS<\/em>? Jawabannya tidak selalu sama, tetapi ada tanda-tanda operasional yang jelas ketika solusi terintegrasi diperlukan.<\/p>\n<p>Banyak perusahaan masih bergantung pada Excel, grup WhatsApp untuk persetujuan cuti, dan rekapan lembur manual. Akibatnya, data tidak sinkron, payroll bisa salah, dan kontrol kinerja karyawan sulit dilakukan\u2014terutama jika perusahaan memiliki beberapa cabang atau tenaga kerja lapangan.<\/p>\n<p>Artikel ini memberi panduan praktis berbasis praktik HR operasional untuk menilai kapan saatnya beralih ke HRIS, dengan contoh konkret bagaimana solusi seperti Absenly membantu mengatasi masalah operasional harian.<\/p>\n<h2>Masalah operasional HR yang sering terjadi di perusahaan Indonesia<\/h2>\n<p>Di banyak perusahaan, ritme kerja HR berjalan harian dengan tantangan nyata seperti:<\/p>\n<ul>\n<li>Absensi karyawan masih dilacak di lembar Excel, sering kali tidak real-time dan rentan kesalahan perhitungan jam kerja.<\/li>\n<li>Proses persetujuan cuti berjalan melalui WhatsApp atau pesan singkat lain, membuat jejak persetujuan sulit diaudit dan dilacak.<\/li>\n<li>Rekap lembur dilakukan secara manual, sehingga perhitungan lembur bisa tidak konsisten antar departemen atau cabang.<\/li>\n<li>Payroll sering bermasalah karena data absensi tidak sinkron, laporan lembur tidak terhubung dengan payroll, atau potongan dan reimburse tidak tercatat dengan benar.<\/li>\n<li>HR harus memantau karyawan lapangan atau tim yang tersebar di banyak lokasi, sehingga kontrol kinerja dan kepatuhan menjadi sangat menantang.<\/li>\n<li>Administrasi HR multi cabang menuntut konsistensi prosedur, pelaporan, dan akses data yang terpusat agar manajemen bisa mengambil keputusan tepat waktu.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Jika beberapa poin di atas terdengar familiar, itu tanda kuat kapan perusahaan butuh HRIS. Solusi yang tepat tidak hanya mengotomatisasi tugas berulang, tetapi juga menyatukan data absensi, cuti, lembur, dan payroll dalam satu platform.<\/p>\n<p>Untuk gambaran lengkap, pelajari bagaimana Absenly dapat membantu mengatasi tantangan ini lewat fitur <a href=\"\/fitur-hris-absensi-dan-payroll\" rel=\"noopener\">absensi berbasis mobile, lokasi, dan foto<\/a> serta integrasi payroll.<\/p>\n<h2>Solusi HRIS sebagai jawaban untuk operasional HR<\/h2>\n<p>HRIS (Human Resource Information System) adalah platform terpadu yang mengelola siklus hidup karyawan mulai dari rekrutmen hingga offboarding, dengan fokus operasional harian seperti absensi, cuti, lembur, dan payroll. Solusi HRIS yang tepat membantu:<\/p>\n<ul>\n<li>Merekam kehadiran secara real-time melalui perangkat mobile, dengan verifikasi lokasi dan foto untuk akurasi.<\/li>\n<li>Proses pengajuan dan persetujuan cuti secara digital, meninggalkan jejak audit yang jelas.<\/li>\n<li>Perhitungan lembur otomatis dengan alur persetujuan berjenjang, mendukung kepatuhan peraturan kerja.<\/li>\n<li>Integrasi data absensi dengan payroll sehingga gaji dan tunjangan tepat waktu dan akurat.<\/li>\n<li>Manajemen dokumen HR, reimburse, dan kebijakan perusahaan dalam satu ekosistem.<\/li>\n<li>Akses data terpusat untuk multi cabang, sehingga HR Manager bisa memantau kinerja karyawan secara holistik.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Di konteks Indonesia, HRIS seperti Absenly dirancang untuk bekerja secara selaras dengan dinamika pekerjaan nasional: shift kerja, kerja di lapangan, perbedaan peraturan daerah, serta kebutuhan pelaporan yang bisa diaudit dengan mudah.<\/p>\n<p>Pelajari bagaimana solusi Absenly memadukan absensi, cuti, lembur, dan payroll dalam satu platform melalui halaman <a href=\"\/aplikasi-hris\" rel=\"noopener\">aplikasi HRIS<\/a>. Untuk gambaran teknis kemampuannya, lihat juga <a href=\"\/fitur-hris-absensi-dan-payroll\" rel=\"noopener\">fitur absensi dan payroll<\/a> yang terintegrasi.<\/p>\n<h2>Dampak implementasi HRIS terhadap operasional, payroll, dan manajemen karyawan<\/h2>\n<p>Berikut dampak yang biasanya terlihat setelah adoptasi HRIS yang tepat:<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Akurasi data meningkat<\/strong>: data kehadiran, cuti, dan lembur terotomatisasi sehingga gap data berkurang hingga signifikan.<\/li>\n<li><strong>Efisiensi operasional meningkat<\/strong>: proses persetujuan cuti, pengajuan lembur, serta penggajian berkurang waktu pengerjaannya dari hari ke jam.<\/li>\n<li><strong>Penghematan biaya administrasi<\/strong>: pengurangan penggunaan Excel, manual rerangka, dan rekap manual mengurangi biaya operasional HR.<\/li>\n<li><strong>Pemantauan karyawan lebih transparan<\/strong>: manajemen cabang dapat melihat data real-time, meningkatkan responsivitas terhadap isu karyawan.<\/li>\n<li><strong>Kepatuhan hukum lebih terjaga<\/strong>: jejak persetujuan, perubahan kebijakan, dan audit data tercatat jelas untuk memudahkan kepatuhan regulasi ketenagakerjaan.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Dengan Absenly, integrasi absensi dengan payroll memastikan data gaji tidak bergeser antara modul absensi dan perhitungan gaji.<\/p>\n<p>Sistem ini mendukung pengelolaan tenaga kerja yang beragam\u2014dari karyawan tetap di kantor hingga tenaga lapangan yang berpindah lokasi setiap hari\u2014serta memudahkan administrasi multi cabang.<\/p>\n<p>Pelajari bagaimana alur kerja HRIS dapat diimplementasikan di perusahaan Anda melalui halaman <a href=\"\/aplikasi-hr-management\" rel=\"noopener\">aplikasi HR-management<\/a>.<\/p>\n<h2>Best practice implementasi HRIS dan workflow HR yang lebih efisien<\/h2>\n<p>Berikut langkah praktis untuk memulai implementasi HRIS tanpa gangguan operasional yang berarti:<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Audit data dan kebutuhan<\/strong>: identifikasi data absensi, cuti, lembur, dan payroll yang saat ini ada; tentukan data mana yang perlu dimigrasi ke HRIS. Gunakan list kebutuhan dan prioritas cabang\/regional.<\/li>\n<li><strong>Pilih modul yang relevan<\/strong>: pastikan solusi HRIS mencakup absensi mobile, persetujuan cuti, lembur dengan alur persetujuan, dan integrasi payroll. Pelajari bagaimana Absenly melayani modul-modul tersebut melalui <a href=\"\/fitur-hris-absensi-dan-payroll\" rel=\"noopener\">fitur absensi dan payroll<\/a>.<\/li>\n<li><strong>Desain alur kerja (workflow)<\/strong>: buat alur persetujuan cuti berjenjang, persetujuan lembur, dan proses onboarding\/offboarding yang jelas. Dokumentasikan SLA untuk setiap tahapan agar semua pihak jelas.<\/li>\n<li><strong>Rencana migrasi bertahap<\/strong>: mulai dengan satu cabang atau satu tim sebagai pilot, lalu ekspansi secara bertahap sambil memonitor masalah yang muncul.<\/li>\n<li><strong>Pelatihan dan adopsi<\/strong>: selenggarakan pelatihan untuk HR, manajer, dan karyawan agar mereka memahami cara mengajukan cuti, mengubah shift, atau mengajukan reimbursmen melalui sistem.<\/li>\n<li><strong>Integrasi dengan sistem terkait<\/strong>: pastikan HRIS terhubung dengan payroll, sistem akuntansi, dan manajemen dokumen perusahaan. Absenly mendukung integrasi data absensi ke payroll secara otomatis, sehingga risiko kesalahan berkurang.<\/li>\n<li><strong>Pelaporan dan evaluasi berkala<\/strong>: buat KPI implementasi seperti waktu pemrosesan cuti, akurasi gaji, dan kepatuhan; lakukan evaluasi triwulan untuk penyempurnaan.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Untuk panduan integrasi dan praktik efektif, Anda bisa merujuk ke halaman <a href=\"\/aplikasi-hris\" rel=\"noopener\">aplikasi HRIS<\/a> dan <a href=\"\/kontak\" rel=\"noopener\">kontak tim kami<\/a> jika ingin berdiskusi mengenai kebutuhan khusus perusahaan Anda.<\/p>\n<p>Jika ingin memahami konteks operasional lebih luas, lihat juga contoh alur kerja pada halaman <a href=\"\/aplikasi-hr-management\" rel=\"noopener\">HR management<\/a>.<\/p>\n<h2>Perbandingan HR manual vs sistem digital<\/h2>\n<table class=\"hris-table\" aria-label=\"Perbandingan antara HR manual dan HRIS (digital)\">\n<thead>\n<tr>\n<th>Aspek<\/th>\n<th>HR Manual<\/th>\n<th>HRIS (Digital, contoh Absenly)<\/th>\n<\/tr>\n<\/thead>\n<tbody>\n<tr>\n<td>Absensi<\/td>\n<td>Difasilitasi lewat Excel atau kertas; verifikasi sering lambat<\/td>\n<td>Absensi mobile, lokasi, dan foto; data real-time<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Cuti &amp; Lembur<\/td>\n<td>Persetujuan lewat WhatsApp\/Email; rekaman terfragmentasi<\/td>\n<td>Pengajuan digital, persetujuan berjenjang, rekam otomatis<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Payroll<\/td>\n<td>Data tidak sinkron; risiko kesalahan tinggi<\/td>\n<td>Data absensi terhubung payroll; perhitungan gaji akurat<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Penggajian &amp; Audit<\/td>\n<td>Proses manual; audit sering rumit<\/td>\n<td>Audit trail jelas, laporan terstandard<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Pemantauan Cabang<\/td>\n<td>Info tersebar, sulit konsisten<\/td>\n<td>Dashboard terpusat untuk semua cabang<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<h2>Contoh penerapan (use case) perusahaan<\/h2>\n<p>Bayangkan perusahaan menengah dengan 3 cabang dan 2 tim lapangan yang sering berpindah lokasi kerja. Tanpa HRIS, HR harus mengandalkan laporan Excel, rekapan lembur manual, dan email untuk persetujuan cuti.<\/p>\n<p>Prosesnya lambat, data kerap tidak sinkron, dan pelaporan audit menjadi menantang. Setelah mengadopsi HRIS seperti Absenly:<\/p>\n<ul>\n<li>Absensi karyawan lapangan tercatat otomatis melalui aplikasi mobile dengan verifikasi lokasi dan foto.<\/li>\n<li>Pengajuan cuti dilakukan secara digital; persetujuan berjenjang tercatat dengan cap waktu dan catatan perubahan kebijakan.<\/li>\n<li>Lembur dihitung otomatis berdasarkan jam kerja dan kebijakan perusahaan; persetujuan lembur terpusat pada satu platform.<\/li>\n<li>Data absensi terintegrasi langsung dengan modul payroll, sehingga gaji karyawan tepat waktu dan tanpa selisih antara cabang.<\/li>\n<li>Laporan HR terpusat memungkinkan dashboard manajemen cabang untuk memantau kinerja dan kepatuhan secara real-time.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Hasilnya adalah penghematan waktu proses, pengurangan payroll error, dan peningkatan kepuasan karyawan.<\/p>\n<p>Pelajari bagaimana modul-modul terkait di Absenly dapat membantu perusahaan Anda melalui halaman <a href=\"\/fitur-hris-absensi-dan-payroll\" rel=\"noopener\">fitur absensi dan payroll<\/a> dan eksposur penggunaan real-time di <a href=\"\/aplikasi-hr-management\" rel=\"noopener\">aplikasi HR-management<\/a>.<\/p>\n<h2>FAQ<\/h2>\n<ol>\n<li><strong>Apa itu HRIS?<\/strong><br \/>\nHRIS adalah sistem informasi yang mengelola data HR secara terpusat, termasuk absensi, cuti, lembur, payroll, dan dokumen HR. Tujuannya adalah meningkatkan akurasi data, efisiensi operasional, dan kepatuhan hukum.<\/li>\n<li><strong>Apakah HRIS bisa menggantikan Excel sepenuhnya?<\/strong><br \/>\nYa, HRIS sebaiknya menggantikan banyak fungsi Excel untuk alur operasional yang lebih standar, real-time, dan teraudit. Namun, pada tahap awal, beberapa organisasi masih melakukan migrasi bertahap sebelum benar-benar nol penggunaan Excel untuk urusan HR.<\/li>\n<li><strong>Berapa biaya implementasi HRIS?<\/strong><br \/>\nBiaya bergantung pada model harga, modul yang dipakai, dan jumlah pengguna. Banyak penyedia HRIS berbasis cloud menggunakan model langganan per pengguna per bulan. Misalnya, paket Starter Rp19.000 per user per bulan dan Essential Rp29.000 per user per bulan, keduanya mencakup absensi, cuti, lembur, payroll, reimburse, serta manajemen dokumen HR. <em>Diskusikan kebutuhan Anda<\/em> untuk estimasi yang lebih tepat melalui halaman <a href=\"\/kontak\" rel=\"noopener\">kontak<\/a>.<\/li>\n<li><strong>Apa saja modul utama dalam HRIS Absenly?<\/strong><br \/>\nModul utama meliputi absensi mobile dengan verifikasi lokasi, persetujuan cuti digital, lembur dengan alur persetujuan, payroll terintegrasi, manajemen reimburse, dan manajemen dokumen HR. Pelajari lebih lanjut di <a href=\"\/fitur-hris-absensi-dan-payroll\" rel=\"noopener\">fitur absensi dan payroll<\/a> serta lihat opsi integrasi di <a href=\"\/aplikasi-hr-management\" rel=\"noopener\">aplikasi HR-management<\/a>.<\/li>\n<li><strong>Bagaimana cara memulai implementasi HRIS?<\/strong><br \/>\nMulai dengan audit data, identifikasi kebutuhan modul, pilih solusi yang menawarkan integrasi payroll, rencanakan migrasi bertahap, dan lakukan pelatihan karyawan. Manfaatkan pilot project di satu cabang terlebih dahulu sebelum roll-out ke seluruh organisasi.<\/li>\n<\/ol>\n<h2>Kapan perusahaan Anda perlu HRIS?<\/h2>\n<p>Jika organisasi Anda menghadapi kesulitan sinkronisasi data antara absensi, cuti, lembur, dan payroll, atau jika Anda mengelola beberapa cabang dengan tenaga kerja lapangan, saatnya mempertimbangkan adopsi HRIS.<\/p>\n<p>Solusi seperti Absenly menawarkan pendekatan praktis berbasis praktik HR operasional untuk Indonesia: absensi berbasis mobile dengan verifikasi lokasi, alur persetujuan cuti berjenjang, lembur otomatis, dan integrasi payroll yang mengurangi risiko kesalahan.<\/p>\n<p>Paket Starter Rp19.000 per user per bulan dan Essential Rp29.000 per user per bulan menyediakan akses ke modul inti yang Anda butuhkan untuk mulai mengubah cara HR bekerja.<\/p>\n<p>Pelajari lebih lanjut dan bandingkan opsi Anda melalui halaman <a href=\"\/aplikasi-hris\" rel=\"noopener\">aplikasi HRIS<\/a> atau hubungi kami untuk diskusi kebutuhan spesifik di <a href=\"\/kontak\" rel=\"noopener\">kontak<\/a>.<\/p>\n<p>Solusi ini tidak hanya soal efisiensi. Ini tentang memberi HR dan manajer operasional alat yang kuat untuk membuat keputusan lebih cepat, menjaga kepatuhan hukum, dan meningkatkan pengalaman karyawan.<\/p>\n<p>Untuk contoh konkret bagaimana implementasi HRIS dapat berjalan di perusahaan Anda, Anda bisa melihat referensi implementasi dan use case di situs kami, serta menghubungi tim kami untuk demo atau diskusi kebutuhan.<\/p>\n<h3>Diskusikan kebutuhan HRIS perusahaan Anda<\/h3>\n<p>Ingin melihat bagaimana Absenly bisa diterapkan di perusahaan Anda? <a href=\"\/kontak\" rel=\"noopener\">Diskusikan kebutuhan HRIS perusahaan Anda<\/a>, minta demo, atau jadwalkan konsultasi gratis dengan tim ahli kami.<\/p>\n<p>Anda juga bisa mengunjungi halaman produk kami melalui <a href=\"\/aplikasi-hris\" rel=\"noopener\">aplikasi HRIS<\/a> untuk gambaran modul dan alur kerja yang tersedia.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kapan Perusahaan Sudah Butuh HRIS: Panduan Praktis untuk HR Operasional di Indonesia Pertanyaan kunci yang sering muncul di HR perusahaan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":541,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_uag_custom_page_level_css":"","site-sidebar-layout":"default","site-content-layout":"","ast-site-content-layout":"default","site-content-style":"default","site-sidebar-style":"default","ast-global-header-display":"","ast-banner-title-visibility":"","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"","ast-breadcrumbs-content":"","ast-featured-img":"","footer-sml-layout":"","ast-disable-related-posts":"","theme-transparent-header-meta":"default","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":"","astra-migrate-meta-layouts":"set","ast-page-background-enabled":"default","ast-page-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"ast-content-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"slim_seo":{"title":"Kapan Perusahaan Sudah Butuh HRIS","description":"Cari tahu kapan perusahaan sudah butuh HRIS agar proses HR, absensi, dan payroll tidak lagi bergantung pada cara manual."},"footnotes":""},"categories":[9],"tags":[],"class_list":["post-1047","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-aplikasi-hris"],"uagb_featured_image_src":{"full":["https:\/\/absenly.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/hris-system-02.webp",1200,628,false],"thumbnail":["https:\/\/absenly.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/hris-system-02-150x150.webp",150,150,true],"medium":["https:\/\/absenly.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/hris-system-02-300x157.webp",300,157,true],"medium_large":["https:\/\/absenly.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/hris-system-02-768x402.webp",768,402,true],"large":["https:\/\/absenly.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/hris-system-02-1024x536.webp",1024,536,true],"1536x1536":["https:\/\/absenly.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/hris-system-02.webp",1200,628,false],"2048x2048":["https:\/\/absenly.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/hris-system-02.webp",1200,628,false]},"uagb_author_info":{"display_name":"Feby Lasmia","author_link":"https:\/\/absenly.com\/blog\/author\/seospecialist\/"},"uagb_comment_info":0,"uagb_excerpt":"Kapan Perusahaan Sudah Butuh HRIS: Panduan Praktis untuk HR Operasional di Indonesia Pertanyaan kunci yang sering muncul di HR perusahaan [&hellip;]","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/absenly.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1047","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/absenly.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/absenly.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/absenly.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/absenly.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1047"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/absenly.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1047\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1165,"href":"https:\/\/absenly.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1047\/revisions\/1165"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/absenly.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/541"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/absenly.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1047"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/absenly.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1047"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/absenly.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1047"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}