{"id":156,"date":"2026-04-16T18:13:51","date_gmt":"2026-04-16T11:13:51","guid":{"rendered":"https:\/\/absenly.com\/blog\/?p=156"},"modified":"2026-04-21T07:07:25","modified_gmt":"2026-04-21T00:07:25","slug":"sistem-absensi-dengan-gps-dan-face-recognition","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/absenly.com\/blog\/sistem-absensi-dengan-gps-dan-face-recognition\/","title":{"rendered":"Sistem Absensi dengan GPS dan Face Recognition"},"content":{"rendered":"<p><!DOCTYPE html><br \/>\n<html lang=\"id\"><br \/>\n<head><br \/>\n  <meta charset=\"UTF-8\" \/><br \/>\n  <title>Sistem Absensi dengan GPS dan Face Recognition<\/title><br \/>\n<\/head><br \/>\n<body><\/p>\n<h1>Sistem Absensi dengan GPS dan Face Recognition<\/h1>\n<p>Di banyak perusahaan Indonesia, masalah operasional HR terkait absensi sering muncul setiap hari: rekam kehadiran still dilakukan dengan Excel yang rawan salah hitung, persetujuan cuti via WhatsApp, hingga monitoring karyawan lapangan yang sulit. Ketika data absensi tidak sinkron dengan data payroll, proses lembur, atau laporan kehadiran lintas cabang menjadi berantakan. Dalam konteks ini, implementasi sebuah sistem absensi berbasis cloud yang menggabungkan lokasi (GPS) dan verifikasi wajah (face recognition) bisa menjadi solusi nyata. Artikel ini membahas bagaimana absensi dengan GPS dan face recognition bekerja, bagaimana dampaknya terhadap operasional HR, serta praktik terbaik untuk implementasi di perusahaan Indonesia yang memiliki banyak cabang dan tenaga kerja lapangan. Fokusnya adalah solusi praktis yang bisa langsung diterapkan demi meningkatkan akurasi data, efisiensi proses, dan kepatuhan kebijakan perusahaan.<\/p>\n<h2>absensi gps face recognition<\/h2>\n<p>Konsep absensi GPS dan face recognition adalah kombinasi antara pelacakan lokasi karyawan saat melakukan absensi dengan verifikasi identitas melalui pengenalan wajah. Sistem semacam ini dikembangkan untuk mengatasi beberapa tantangan operasional HR yang khas di Indonesia, antara lain:<\/p>\n<ul>\n<li>Absensi berbasis mobile yang memalui smartphone sebagai perangkat utama karyawan.<\/li>\n<li>Verifikasi identitas kapan pun karyawan melakukan clock-in\/clock-out, sehingga risikonya kecurangan berkurang.<\/li>\n<li>Pengumpulan bukti kehadiran yang otomatis dan terintegrasi dengan data payroll, tanpa perlu rekapan manual di Excel.<\/li>\n<li>Pelacakan lokasi untuk tenaga kerja lapangan (field workers) sehingga manajemen bisa memantau kehadiran di lapangan secara real-time.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Fitur utama yang biasanya ada dalam solusi semacam ini antara lain:<\/p>\n<ul>\n<li>Absensi berbasis mobile-first, memudahkan karyawan untuk clock-in dari mana saja selama berada dalam zona lokasi perusahaan atau lokasi kerja.<\/li>\n<li>GPS real-time yang menampilkan lokasi saat absensi untuk mencegah penempatan lokasi palsu atau manipulasi data.<\/li>\n<li>Face recognition untuk verifikasi identitas saat clock-in\/clock-out, meningkatkan akurasi data kehadiran.<\/li>\n<li>Integrasi langsung dengan payroll, lembur, reimbursments, dan dokumentasi HR.<\/li>\n<li>Otentikasi multi-faktor dan log audit untuk kepatuhan serta keamanan data.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Di Absenly, solusi absensi semacam ini dapat diintegrasikan dengan fitur lain seperti pengajuan cuti digital, approval berjenjang untuk lembur, serta pelaporan HR otomatis. Layanan semacam ini juga memungkinkan perusahaan untuk mengelola absensi multi cabang tanpa kehilangan kendali atas peraturan lokal, jam kerja, dan kebijakan lembur yang berbeda antar wilayah.<\/p>\n<h2>Dampak sistem absensi GPS dengan face recognition terhadap operasional HR, payroll, dan manajemen karyawan<\/h2>\n<p>Mengadopsi sistem absensi yang menggabungkan GPS dan face recognition berdampak signifikan pada beberapa aspek operasional HR dan manajemen tenaga kerja. Berikut analisis dampaknya secara praktis:<\/p>\n<h3>1. Akurasi data kehadiran<\/h3>\n<ul>\n<li>Pengurangan kesalahan input manual: data kehadiran otomatis terekam langsung dari perangkat karyawan.<\/li>\n<li>Verifikasi identitas melalui wajah mengurangi entry error akibat masuknya ID milik orang lain atau clock-in palsu.<\/li>\n<li>Lokasi GPS memastikan bahwa clock-in dilakukan pada lokasi kerja yang ditentukan, membantu pencegahan \u201cabsen di rumah\u201d atau lokasi tidak sah.<\/li>\n<\/ul>\n<h3>2. Efisiensi proses HR dan payroll<\/h3>\n<ul>\n<li>Data absensi terkonsolidasi secara otomatis untuk payroll, lembur, dan reimburse, sehingga menghemat waktu reconciliation.<\/li>\n<li>Tidak lagi perlu rekap manual di Excel, yang sering memicu duplikasi data dan perbedaan antara departemen HR dan keuangan.<\/li>\n<li>Workflow persetujuan cuti dan lembur bisa diotomatisasi dengan alur kerja berjenjang, mengurangi bottleneck persetujuan via banyak pihak.<\/li>\n<\/ul>\n<h3>3. Pengelolaan tenaga kerja lapangan<\/h3>\n<ul>\n<li>Penempatan lokasi kerja yang lebih jelas memungkinkan pemantauan kehadiran karyawan lapangan secara real-time.<\/li>\n<li>Cadangan data lokasi membantu kepatuhan terhadap standar operasional prosedur cabang dan perizinan setempat.<\/li>\n<li>Pengukuran jam kerja fleksibel bisa tetap terkontrol dengan SLA yang jelas untuk lembur dan cuti.<\/li>\n<\/ul>\n<h3>4. Kepatuhan dan keamanan data<\/h3>\n<ul>\n<li>Audit trail menyimpan jejak aktivitas absensi, perubahan data, dan persetujuan HR yang memudahkan kepatuhan regulasi tenaga kerja Indonesia.<\/li>\n<li>Data disimpan di cloud dengan pengamanan tingkat industri, meminimalkan kehilangan data akibat perangkat lokal atau spreadsheet usang.<\/li>\n<\/ul>\n<h3>5. Pengalaman karyawan dan perubahan budaya kerja<\/h3>\n<ul>\n<li>Karyawan mendapatkan proses yang transparan dan konsisten dalam absensi, cuti, dan lembur.<\/li>\n<li>HR bisa fokus pada analitik tenaga kerja, tidak lagi membuang banyak waktu untuk administrasi manual.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Konten ini mengacu pada praktik operasional HR yang mengedepankan efisiensi, keandalan data, dan kepatuhan kebijakan perusahaan. Untuk gambaran konkrit, baca pembahasan terkait implementasi dan studi kasus pada bagian berikut.<\/p>\n<h2>Best practice implementasi sistem absensi dengan GPS dan face recognition<\/h2>\n<p>Berikut panduan praktis yang bisa langsung diadopsi oleh HR Manager atau Operations Manager di perusahaan Indonesia yang memiliki beberapa cabang dan tenaga kerja lapangan:<\/p>\n<ol>\n<li><strong>Audit kebutuhan dan kebijakan kehadiran.<\/strong> Tentukan zona lokasi kantor pusat, cabang, dan area kerja lapangan. Tetapkan kebijakan clock-in di lokasi, toleransi lokasi, jam kerja, dan aturan lembur. Sesuaikan peraturan dengan peraturan ketenagakerjaan setempat.<\/li>\n<li><strong>Pilih platform yang tepat.<\/strong> Pilih solusi absensi berbasis cloud yang mendukung GPS, face recognition, multi cabang, serta integrasi payroll. Pastikan ada dukungan mobile-first dan kemampuan konfigurasinya sesuai kebutuhan perusahaan Anda. Pelajari juga bagaimana solusi seperti Absenly menggabungkan absensi, cuti, lembur, dan payroll dalam satu platform.<\/li>\n<li><strong>Uji integrasi data payroll dan HR.<\/strong> Verifikasi bagaimana data absensi akan tersinkron otomatis ke modul payroll, sehingga tidak ada rekap manual. Siapkan skenario uji untuk lembur, potongan gaji, dan perhitungan izin.<\/li>\n<li><strong>Tentukan alur persetujuan yang jelas.<\/strong> Tetapkan siapa yang berhak menyetujui cuti, lembur, dan perubahan data kehadiran. Dengan fitur digital, alur persetujuan bisa berjenjang dan transparan, mengurangi pekerjaan administrasi yang berulang.<\/li>\n<li><strong>Atur kebijakan keamanan data.<\/strong> Pastikan enkripsi data, akses berbasis peran (RBAC), dan logging audit. Kebijakan face recognition juga perlu jelaskan bagaimana data wajah diproses, disimpan, dan dihapus sesuai regulasi.<\/li>\n<li><strong>Pelatihan dan manajemen perubahan.<\/strong> Berikan pelatihan praktis untuk seluruh pengguna: HR, manajer operasional, dan karyawan. Komunikasikan manfaat, cara pakai, dan bagaimana melaporkan masalah teknis.<\/li>\n<li><strong>Rencana migrasi bertahap.<\/strong> Mulai dengan cabang inti dan tenaga kerja lapangan yang paling banyak, kemudian ekspansi ke seluruh lokasi. Pastikan data historis bisa diimpor atau disimulasikan agar tidak kehilangan konteks historis laporan.<\/li>\n<li><strong>Monitor dan evaluasi berkala.<\/strong> Tetapkan KPI operasional seperti akurasi kehadiran, waktu pemrosesan payroll, waktu persetujuan cuti, serta tingkat kepuasan karyawan terhadap proses HR.<\/li>\n<\/ol>\n<p>Untuk referensi teknis dan panduan penggunaan yang lebih spesifik, lihat halaman terkait fitur absensi pada Absenly, khususnya bagian absensi gps karyawan lapangan dan absensi gps real-time. Anda juga bisa meninjau gambaran produk pada halaman <a href=\"https:\/\/absenly.com\/software-absensi\" rel=\"noopener\">software absensi<\/a> untuk memahami bagaimana satu platform bisa menyatukan berbagai kebutuhan HR operasional.<\/p>\n<h2>Use case penerapan sistem absensi GPS dan face recognition<\/h2>\n<p>Bayangkan sebuah perusahaan ritel nasional dengan puluhan cabang dan tim kerja lapangan yang melakukan instalasi di berbagai lokasi. Tanpa sistem yang terintegrasi, HR menghadapi:<\/p>\n<ul>\n<li>Rekap kehadiran yang berbeda antara laporan cabang dan payroll pusat.<\/li>\n<li>Penggunaan Excel yang rawan hilang data dan kesalahan input.<\/li>\n<li>Proses persetujuan cuti yang tersebar melalui WhatsApp, membuat jejak persetujuan tidak rapi.<\/li>\n<li>Kesulitan memantau kinerja karyawan lapangan secara real-time.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Solusi absensi GPS dan face recognition dapat mengubah alur kerja menjadi lebih terstruktur:<\/p>\n<ul>\n<li>Karyawan lapangan melakukan clock-in dari lokasi kerja dengan verifikasi wajah dan konfirmasi lokasi menggunakan GPS real-time.<\/li>\n<li>Data kehadiran langsung masuk ke sistem HRIS, siap untuk perhitungan lembur, potongan, dan payroll bulanan.<\/li>\n<li>Permohonan cuti diajukan secara digital dan disetujui secara berjenjang melalui workflow yang transparan.<\/li>\n<li>Rekapan laporan kehadiran dan lembur bisa diakses manajer lintas cabang untuk evaluasi operasional.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Untuk gambaran praktis, tim HR di beberapa perusahaan telah menambahkan link referensi yang relevan seperti <a href=\"https:\/\/absenly.com\/absensi-gps-karyawan-lapangan\/\" rel=\"noopener\">absensi gps karyawan lapangan<\/a> dan <a href=\"https:\/\/absenly.com\/absensi-gps-real-time\/\" rel=\"noopener\">absensi gps real-time<\/a> sebagai bagian dari solusi manajemen tenaga kerja modern. Gabungan fitur ini mendorong kepatuhan terhadap kebijakan perusahaan serta meningkatkan akurasi perhitungan gaji dan lembur.<\/p>\n<h2>Tabel perbandingan: HR manual vs sistem digital (absensi GPS + face recognition)<\/h2>\n<table style=\"width:100%; border-collapse: collapse;\" border=\"1\" cellpadding=\"6\" cellspacing=\"0\" aria-label=\"Tabel perbandingan HR manual vs digital\">\n<thead>\n<tr>\n<th>Aspek<\/th>\n<th>HR Manual \/ Excel<\/th>\n<th>Sistem Digital dengan GPS + Face Recognition<\/th>\n<\/tr>\n<\/thead>\n<tbody>\n<tr>\n<td>Akurasi kehadiran<\/td>\n<td>Rentan salah input, manipulasi, dan duplikasi data.<\/td>\n<td>Otomatis, akurat, dan diverifikasi melalui wajah serta lokasi.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Waktu pemrosesan payroll<\/td>\n<td>Proses berulang, rentan mismatch data.<\/td>\n<td>Data absensi langsung terkonsolidasi untuk payroll, lembur, dan reimb.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Keamanan data<\/td>\n<td>Pengelolaan file lokal, sulit audit, rentan hilang.<\/td>\n<td>Data cloud dengan audit trail, RBAC, enkripsi, dan kontrol akses.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Pengelolaan tenaga kerja lapangan<\/td>\n<td>Monitoring terbatas, sering kehilangan konteks lokasi.<\/td>\n<td>Pemantauan lokasi real-time dan verifikasi identitas saat clock-in.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Skalabilitas<\/td>\n<td>Sulit naik-turun kapasitas sesuai jumlah karyawan.<\/td>\n<td>Skalabel tanpa biaya signifikan; tambahkan cabang dengan konfigurasi minimal.<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>Tabel di atas menunjukkan bahwa pergeseran dari HR manual ke solusi digital tidak sekadar memindahkan tugas ke platform lain, melainkan mengubah proses operasional menjadi lebih terstruktur, dapat dipantau, dan lebih aman secara kebijakan serta kepatuhan hukum kerja di Indonesia. Untuk gambaran produk, Absenly dapat berperan sebagai solusi yang menghilangkan pekerjaan manual dan mengintegrasikan modul absensi, leave, overtime, payroll, reimbursement, dan HR document management dalam satu ekosistem.<\/p>\n<h2F>AQ: FAQ tentang absensi GPS dan face recognition<\/h2>\n<p>Berikut beberapa pertanyaan umum yang sering diajukan oleh HR Manager seputar fitur keamanan, privasi data, dan operasional:<\/p>\n<h3>1. Apakah GPS dan face recognition aman bagi karyawan?<\/h3>\n<p>Ya. Sistem modern menggunakan teknologi enkripsi untuk data wajah (pihak ketiga penyimpanan yang sesuai regulasi, misalnya kepatuhan terhadap UU ITE dan peraturan perlindungan data). Verifikasi wajah dilakukan secara lokal di perangkat atau melalui server aman, dengan opsi penyimpanan data wajah yang jelas, durasi retensi, serta kebijakan penghapusan sesuai masa kerja karyawan.<\/p>\n<h3>2. Bagaimana dengan privasi dan persetujuan karyawan?<\/h3>\n<p>Privasi harus diatur melalui kebijakan internal yang jelas. Karyawan perlu diinformasikan bagaimana data biometrik digunakan, berapa lama disimpan, dan bagaimana mereka bisa menolak jika ada alternatif yang disediakan. Banyak perusahaan juga menyediakan opsi fallback untuk clock-in jika wajah tidak terverifikasi, misalnya konfirmasi via pin sementara dengan persetujuan HR.<\/p>\n<h3>3. Apakah solusi ini kompatibel dengan kebijakan cabang luar kota?<\/h3>\n<p>Ya. Sistem berbasis cloud umumnya dirancang untuk multi cabang dan jam kerja yang berbeda. Anda bisa mengatur zona lokasi khusus untuk setiap cabang, serta kebijakan lembur yang sesuai dengan peraturan setempat dan kontrak kerja di tiap wilayah.<\/p>\n<h3>4. Apakah data akan sinkron dengan payroll secara real-time?<\/h3>\n<p>Kurang lebih real-time, tergantung konfigurasi. Umumnya data absensi diproses secara periodik (misalnya tiap jam atau setiap akhir hari kerja) dan dikirim ke payroll untuk perhitungan lembur, potongan, dan hak-hak lainnya. Integrasi yang baik mengurangi risiko perbedaan data antara laporan kehadiran dan slip gaji.<\/p>\n<h3>5. Berapa biaya tambahan untuk fitur GPS dan face recognition?<\/h3>\n<p>Biaya berbanding lurus dengan jumlah pengguna, tingkat kompleksitas implementasi, dan paket layanan. Banyak penyedia menawarkan model harga per karyawan per bulan dengan paket Starter atau Essential, seperti yang ditawarkan Absenly, sehingga perusahaan bisa menyesuaikan anggaran sesuai kebutuhan operasional.<\/p>\n<h2>Kesimpulan &#038; CTA<\/h2>\n<p>Absensi dengan GPS dan face recognition adalah respons praktis terhadap tantangan operasional HR di perusahaan Indonesia\u2014terutama bila perusahaan memiliki banyak cabang dan tenaga kerja lapangan. Dengan data kehadiran yang akurat, alur persetujuan digital, dan integrasi payroll yang mulus, proses HR menjadi lebih efisien, keputusan manajemen jadi lebih tepat, dan kepatuhan kebijakan perusahaan lebih terjaga. Penerapan solusi semacam ini juga membantu HR fokus pada pengembangan tenaga kerja, analitik SDM, dan program peningkatan kinerja, bukan sekadar administrasi harian.<\/p>\n<p>Ingin melihat bagaimana sistem absensi dengan GPS dan face recognition bekerja di perusahaan Anda? Coba Demo sekarang untuk menilai kemudahan implementasi, alur kerja yang bisa disesuaikan, serta bagaimana Absenly dapat mengintegrasikan absensi, cuti, lembur, dan payroll dalam satu solusi cloud yang handal. Kunjungi halaman demo kami atau hubungi tim kami untuk mendapatkan presentasi yang spesifik sesuai kebutuhan perusahaan Anda.<\/p>\n<p>Referensi internal yang relevan jika Anda ingin mempelajari lebih lanjut tentang ekosistem Absenly:<\/p>\n<ul>\n<li>Informasi produk absensi secara umum: <a href=\"https:\/\/absenly.com\/software-absensi\" rel=\"noopener\">software absensi<\/a><\/li>\n<li>Absensi GPS untuk karyawan lapangan: <a href=\"https:\/\/absenly.com\/absensi-gps-karyawan-lapangan\/\" rel=\"noopener\">absensi gps karyawan lapangan<\/a><\/li>\n<li>Absensi GPS real-time: <a href=\"https:\/\/absenly.com\/absensi-gps-real-time\/\" rel=\"noopener\">absensi gps real-time<\/a><\/li>\n<\/ul>\n<p>Siap demo? <a href=\"https:\/\/absenly.com\/kontak\" rel=\"noopener\">Demo<\/a> sekarang untuk melihat bagaimana satu platform dapat menyatukan absensi, cuti, lembur, dan payroll dalam satu ekosistem HR operasional yang andal.<\/p>\n<p><\/body><br \/>\n<\/html><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sistem Absensi dengan GPS dan Face Recognition Sistem Absensi dengan GPS dan Face Recognition Di banyak perusahaan Indonesia, masalah operasional [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":443,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_uag_custom_page_level_css":"","site-sidebar-layout":"default","site-content-layout":"","ast-site-content-layout":"default","site-content-style":"default","site-sidebar-style":"default","ast-global-header-display":"","ast-banner-title-visibility":"","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"","ast-breadcrumbs-content":"","ast-featured-img":"","footer-sml-layout":"","ast-disable-related-posts":"","theme-transparent-header-meta":"","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":"","astra-migrate-meta-layouts":"default","ast-page-background-enabled":"default","ast-page-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"ast-content-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"slim_seo":{"title":"Sistem Absensi GPS dengan Face Recognition","description":"Sistem absensi dengan GPS dan face recognition untuk validasi identitas dan lokasi karyawan secara akurat."},"footnotes":""},"categories":[8],"tags":[],"class_list":["post-156","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-absensi-security"],"uagb_featured_image_src":{"full":["https:\/\/absenly.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/face-recognition-attendance.webp",1200,628,false],"thumbnail":["https:\/\/absenly.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/face-recognition-attendance-150x150.webp",150,150,true],"medium":["https:\/\/absenly.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/face-recognition-attendance-300x157.webp",300,157,true],"medium_large":["https:\/\/absenly.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/face-recognition-attendance-768x402.webp",768,402,true],"large":["https:\/\/absenly.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/face-recognition-attendance-1024x536.webp",1024,536,true],"1536x1536":["https:\/\/absenly.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/face-recognition-attendance.webp",1200,628,false],"2048x2048":["https:\/\/absenly.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/face-recognition-attendance.webp",1200,628,false]},"uagb_author_info":{"display_name":"Adellia Prameswari","author_link":"https:\/\/absenly.com\/blog\/author\/seo-bright-advisor\/"},"uagb_comment_info":0,"uagb_excerpt":"Sistem Absensi dengan GPS dan Face Recognition Sistem Absensi dengan GPS dan Face Recognition Di banyak perusahaan Indonesia, masalah operasional [&hellip;]","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/absenly.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/156","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/absenly.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/absenly.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/absenly.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/absenly.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=156"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/absenly.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/156\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":802,"href":"https:\/\/absenly.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/156\/revisions\/802"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/absenly.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/443"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/absenly.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=156"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/absenly.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=156"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/absenly.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=156"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}